Zenna Sabrina

Aku adalah nada yang berkata-kata.
[ Find me on twitter @zennasabrina ]

Bisu

Mulutku hilang katup; ia diam. Hingga tiba saatnya kita menyabung kata, kau masih memintaku diam.

Dulu, katamu, suaraku tak kalah semilir dengan angin pantai yang biasa kita datangi. Suara yang tak akan habis kau kagumi.

Itu katamu. Itu hanya katamu. Tak pernah lagi ada kataku. Kata-kataku, hanya tawanan. Bibir, jadi jeruji.

Perabot-perabot yang selama ini bisu, mereka bersuara. Tubuhnya pecah beradu lantai. Riuh–menenggelamkanku; dan suara-suara angin malam yang berbalik menjauh dari hatimu yang api.

“Kau tak becus mengurusku!” Apakah Tuhan mencongkel matamu? Apakah Dia pula mengambil hatimu? Tak kau lihat peluhku? Tak kau rasakan pula piluku?

Hidangan tak pernah kau elu-elu, tubuh tak pernah kau rengkuh, kening kering oleh kemarau kecupan. Sedang aku masih tersenyum simpul mengikat diri, bersedia rebah menahan luka duka–di sisimu.

Smg2013

The Best of #XLBBZ30

image

Aku pengguna BlackBerry yang masih bertahan dengan ponsel BB milikku. Kira-kira sudah hampir 4 tahun aku menggunakan smartphone ini. Aku sedikit memperhatikan perkembangan produsen smartphone ini dari tahun ke tahun. Namun baru kali ini menjadi sorotanku. Mereka meluncurkan BlackBerry Z30 yang kudengar adalah yang terbaik dari segala tipe produk BlackBerry.

Awalnya, aku sudah tidak yakin BlackBerry akan terus menghadirkan produk-produk unggulan yang bisa bersaing dengan produsen smartphone lainnya. Namun, kehadiran BlackBerry Z30 nampaknya akan mengejutkan para pesaingnya. Physically, BB Z30 is the largest phone BlackBerry has ever produced and it has the largest screen. Layarnya yang multitouch memudahkan pengguna untuk mengoperasikan smartphone berukuran 5.0 inches tersebut. Khususnya bagi pengguna yang dalam pekerjaannya mengandalkan ponsel dan gadget. Aku akan mengulas sedikit tentang BB Z30. Beberapa hal yang membuat aku melirik produk ini.

Munculnya BB Z30 ini terbilah hasil karya terbesar yang diciptakan produsen BlackBerry. Banyak peningkatan secara tampilan, hardware dan software apabila dibandingkan BB Z10. Dalam persaingan produk smartphone, banyak pesaing yang terfokus pada ukuran dan bentuk yang elegant. Namun, BB Z30 justru percaya diri tampil dengan bentuk yang tampak kuat dan reliable apabila dilihat dari bahannya yang merupakan perpaduan glass, aluminium and carbon fibre weave. Keunggulan BB Z30 yang kuat dan reliable tersebut sebenarnya sangat penting bagi pengguna, sebab tidak jarang pengguna luput saat menggenggam ponsel. Bahan glass weave pada BB Z30 melindungi ponsel dari kerusakan fatal saat ponsel terjatuh. Dengan ketebalan 9.4mm dan berat 170g, BB tipe ini dapat dikatakan tidak terlalu tipis dan tidak terlalu ringan.

Warna hitam pada BB Z30 akan cocok untuk segala kalangan pengguna sebab tetap mengesankan warna yang netral. Sepertinya untuk menghindari kebosanan konsumen, silver trim pada tepi bawah BB Z30 membuat produk ini sedikit tampil berbeda dengan BB Z10 yang hampir pada semua sisinya hanya berwarna hitam.

Terdapat mute and volume button di sisi kiri. Tombol stand by ada pada tepi atas sebelah jack headset 3.5mm. Di tepi kiri sebelah port microUSB terdapat output video microHDMI, dan di bawah penutup plastik adalah slot kartu memori microSD yang mencapai 64 GB dan 16 GB memori internal. Indikator multi-warna LED lebih menarik. Tidak hanya muncul berkedip dengan warna merah, namun juga hijau dan biru.

Kamera belakang BB Z30 adalah 8 megapiksel, memiliki lensa f/2.2 aperture yang sama , merekam video 1080p.  hal ini membuat BB Z30 lebih akurat dalam menangkap gambar. Terdapat LED flash, yang akan membantu pemotretan di saat kondisi ruangan low-light. Pas sekali untuk yangberfoto dan memotret moment tertentu. Terdapat kamera depan 2MP yang dapat menangkap gambar dengan jelas, juga dikombinasikan dengan layar yang cukup lebar pada BB Z30, sehingga dapat lebih menyenangkan saat pengguna melakukan video call.

XL Axiata melihat berbagai macam keunggulan BB Z30 sebagai peluang untuk ikut meramaikan pasar gadget. XL sebagai salah satu perusahaan provider besar di Indonesia, memberikan kemudahan bagi konsumen untuk mendapatkan BB Z30 dengan menawarkan pre-order beberapa waktu lalu. melalui website XL di http://www.xl.co.id/id/blackberryz30, atau dengan berbagai macam kuis berhadiah BB Z30, salah satunya di website XL Xlalu Rame: http://www.xl.co.id/id/xlalu-rame.

Nampaknya XL Axiata akan ada lebih banyak lagi mengadakan kuis atau event yang berkaitan dengan gadget terbaru. Maka itu, untuk update informasi melalui Twitter, kalian bisa follow timeline @XL123 atau bagi yang doyan Facebook bisa langsung buka page XL Rame: http://www.facebook.com/xlrame dan klik like fanpage. Bisa juga subscribe video youtube XL Axiata: http://www.youtube.com/user/xlaxiata/xploration.

Thank you for reading this page.

Regards,

Zenna Sabrina

Sisterhood and Dove Hairtherapy

image

Beberapa hari yang lalu, aku diundang dalam sebuah acara Talkshow Sisterhood” yang diselenggarakan Dove Hairtherapy bersama Majalah Kartini pada tanggal 16 November 2013 di Quest Hotel, Semarang. Acara yang diikuti kurang lebih 200 participants itu mengupas banyak tentang wanita dalam talkshow inspiratif bersama dua wanita berpengalaman dan ahli dalam bidangnya, yaitu Shanthi Serad (Founder “Aku Cinta Masakan Indonesia”) dan Dra. Roslina Verauli, M.Psi yang merupakan Psikolog sekaligus Pengarang buku Ugly Duckling.

Sebelum masuk pada acara inti, para partisipan sudah disuguhi oleh Beauty Class and Hair Show bersama Hair Expert, Harry Sulistioko. Dalam aksinya, Harry Sulistioko menjelaskan sedikit tentang struktur rambut yang berupa kutikula (bagian terluar) dan korteks (bagian dalam). Ia menjelaskan, kutikula rambut yang rusak akan menyebabkan rambut tampak kusam dan kasar di mana penyebab kerusakan rambut adalah pewarnaan, pelurusan, hair dryer, catok, sengatan sinar matahari yang berlebihan dan juga cara perawatan rambut yang kurang tepat (terutama saat tahap pencucian rambut). Hair Expert tersebut mendemokan cara mencuci rambut yang benar. Dia juga menambahkan bahwa rambut membutuhkan shampoo yang mengandung pelembab untuk mengurangi kerusakan pada kutikula rambut. RangkaianProduk Dove adalah pilihan tepat bagi rambut yang membutuhkan perawatan ekstra karena mengandung Micro Moisture Serum yang dapat merevitalisasi rambut sampai ke bagian korteks rambut. Dia juga mendemokan cara menata rambut yang simple namun rapi yang pas untuk berkegiatan di kantor. Secara pribadi, aku membenarkan anjuran Harry Sulistioko untuk menggunakan rangkaian produk Dove Hairtherapy karena manfaatnya sudah aku rasakan langsung. Aku memilih rangkaian Dove Hair Fall Treatment untuk mengatasi rambut rontokku yang parah. Shampoo dan conditioner Dove yang juga mengandung Trichazole  menutrisi rambut sehingga menjadikan rambut lembut dan kuat dari akarnya. Sebelum melakukan pencatokan, aku melindungi rambut dengan Dove Hair Fall Treatment Serum. Aku juga memakai Dove Hair Fall Intensive Roots Treatment untuk dua kali lipat menguatkan akar rambut. Seminggu sekali aku menggunakan Dove Hair Fall Treatment Mask untuk memberi perlindungan ekstra pada kutikula rambutku supaya tidak rusak dan bercabang karena terlalu sering dicatok. Selain mengurangi kerontokan, rangkaian Dove Hair Fall Treatment ini membuat rambut harum dan harumnya tidak berlebihan.

Setelah itu, masuklah pada acara inti yaitu Talkshow Inspiratif yang diisi oleh Santhi Serad sebagai pembicara pertama. Wanita penggemar fotografi ini menjelaskan banyak sekali ragam masakan Indonesia dan beberapa keunikannya. Ia mengajak wanita Indonesia untuk menyukai berbelanja di pasar tradisional. Menurutnya, hal tersebut bisa menimbulkan kecintaan terhadap masakan Indonesia dan mengenal keberagaman bahan makanan. Wanita Lulusan Fakultas Peternakan Universitas Diponegoro ini juga memperkenalkan khasiat minuman herbal asli Indonesia yang aman dan bermanfaat apabila rutin dikonsumsi.

Tak kalah inspiratif dengan Santhi Serad, Dra. Roslina Verauli, M.Psi juga membagi ilmunya tentang wanita dan kecantikan dari dalam. Ia menjelaskan bahwa wanita seringkali tidak percaya diri saat berkaca. Padahal, kecantikan wanita tak hanya ditampakkan secara fisik, namun juga akan muncul secara natural apabila dia mengenali dirinya sendiri, mengenali bakat-bakatnya lalu dengan suka cita mengembangkannya, sehingga menjadi berguna bagi lingkungan sekitar. Psikolog yang berpenampilan anggun namun dengan pembawaan yang ceria ini juga mengajak wanita Indonesia untuk tidak hanya sekadar menggali potensi hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga harus mengajak sekitar untuk bersama-sama melakukan kebaikan yang bermanfaat. Itu adalah salah satu jalan membahagiakan diri sendiri dan sesama.

Dari acara Talkshow ini aku mendapatkan banyak sekali ilmu yang dibagikan oleh orang-orang yang ahli di bidangnya. Dari cara merawat rambut, seberapa pentingnya wanita mengenali masakan karena wanita tak jauh dari dapur, juga cara membebaskan kepercayaan diri dan memperoleh kebahagiaan dari kecantikan yang muncul dari dalam (inner beauty).

Untuk info lebih lengkap mengenai Sisterhood, Rangkaian Produk Dove dan acara-acara menarik yang diselenggarakan, kalian bisa kunjungi websitenya di sisterhood.co.id.  :)

Warm Regards,

Zenna Sabrina

“No bird soar too high, if (s)he soars with his/her own wings.” – Wiliam Blake

Kepergian Kecil

Terkadang, aku merasa malu apabila patah hati dapat mengacak-acak aku sedemikian parah. Patah hati yang pernah kualami adalah baru secuil dari kesakitan yang dialami Ibu ditinggalkan Ayah yang pergi ke sisi Tuhan.

Padahal belum genap 10 tahun mereka menikmati lengkapnya sebuah pernikahan. Dua orang anak, rumah sederhana yang masih dalam proses pembangunan, suami yang kaku namun romantis. Aku bisa membayangkan bahagianya Ibu waktu itu walaupun upah kerja keduanya belum seberapa tinggi. Namun, tiba-tiba Tuhan mengujinya dengan kepergian Ayah.

Aku pun masih bisa ingat bagaimana suasana kala itu. Atmosfir yang begitu dingin. Sedingin jasad Ayah yang terbujur di hadapanku. Hari itu kulihat Ibu hanya sedikit menangis, tatapan matanya kosong. Entah, mungkin air matanya sudah ia habiskan di Rumah Sakit. Mungkin yang ia pikirkan waktu itu adalah bagaimana bisa ia menjalani hidup tanpa Lelaki yang amat dicintainya. Dewasa ini aku mengerti sakit yang ia rasakan. Ditinggalkan Lelaki yang ia cinta, untuk selamanya. Pula harus membesarkan dua peri kecilnya, peninggalan paling berharga dari Suami yang selama ini menjadi tempatnya berbagi. Sepertinya saat itu, aku dan adik adalah kekuatan terbesarnya agar tetap semangat menjalani hidup.

Sulit kupercaya bagaimana dengan mata kepala aku menyaksikan Ibuku berjuang membiayai anak-anaknya. Dengan sekuat tenaga ia menjagaku yang beranjak dewasa dari sentuhan lelaki-lelaki brengsek. Aku tahu Ibu pasti mengalami sangat banyak kesulitan, mengingat ia pun membutuhkan pelindung. Namun kuakui, Ibu adalah wanita paling tangguh. 13 tahun menjalani kehidupan tanpa sosok suami di sisinya. Sungguh luar biasa keteguhan hatinya dalam melawan kesepian, kesendirian, kesedihan dan segala hal yang menyakitkan.

Kisah Ibu menjadi salah satu pegangan untukku, yang menjadikanku lebih kuat menerima kepergian. Sakit hati oleh lelaki-lelaki yang pernah ada dalam hidupku hanyalah ujian kecil yang seharusnya dengan ikhlas dan mudah kulewati. Telah tertanam di kepalaku:

aku dan Ibu telah sanggup menerima kepergian Lelaki terpenting dalam hidup kami dan mampu menjalani hidup tanpanya, maka sebuah kepergian kecil olehmu adalah bukan hal yang perlu dibesar-besarkan. :)

Jingga-Nandini

Manisku, Jingga Sasmitha

Sewaktu kau masih sebesar biji tembikai, aku terus saja berbicara pada Tuhan agar mempercepat kelahiranmu. Jemariku sungguh tak sabar ingin membelai permata yang Ia titipkan dalam rahimku. Aku sudah sangat ingin membahagiakanmu mesti wajahmu baru bisa kuterka-terka. Setiap detak jantungku menjadi kata yang mengajakmu bergurau. Aku ingin benihku terus tersenyum meski gelap di dalam sana. Akan kulakukan apapun demi kebahagiaanmu, sekalipun harus menjual nadi.

Selama hidupku, kepalaku hanya dipenuhi bagaimana cara membahagiakanmu. Tak peduli sampai terbanting-banting tubuhku, tak peduli sampai kulitku harus tertusuk angin malam, aku hanya tak akan pulang sebelum membawa sepeser uang untuk membelikanmu susu dan makanan layak setiap hari. Tak akan kubiarkan lambungmu terdengar bergesekan lebih keras dari tangisanmu, Nak.

Maafkan aku yang terkadang keras padamu, memaksamu untuk memahami keadaanku. Aku pun harus mengumpulkan uang demi bisa memberi hak pendidikan padamu. Aku ingin kelak kau menjadi perempuan yang cerdas dan berpendidikan, supaya jangan sampai kau seperti aku. Tak berbekal keahlian apapun selain menjajakan diri.

Semesta kecilku, Jingga, jangan pernah kau benci Ayahmu. Bagiku, dia masih menjadi yang terbaik. Dia meninggalkanku bukanlah tanpa sebab. Aku yang membuatnya pergi sebab dia tak pernah menyetujuiku melacur. Aku tak ada pilihan lain, Nak. Saat itu usiamu masih 3 tahun. Ayahmu kehilangan pekerjaannya di saat kami harus memberimu gizi yang cukup. Dia lebih memilih meninggalkanku karena tak sudi tidur berjajar dengan wanita macam aku. Namun, aku sudah menghubunginya kembali. Aku telah menitipkanmu padanya. Jadilah anak yang baik. Jangan membangkang Ayah dan Ibu barumu. Mereka akan menyayangimu seperti aku kepadamu. Kau akan jauh lebih berbahagia karena tak akan pernah kau temui kekurangan bersama mereka.

Aku tak lagi bisa menemanimu karena virus ini terus saja menggerogoti tubuhku. Aku telah ikhlas apabila Tuhan memanggilku dengan cara ini. Penyakit ini tak akan bisa mengalahkan besarnya rasa syukurku kepada Tuhan yang telah menghadirkanmu dalam hidupku.

Maafkan aku sebab telah membawamu pada status yang tak wajar. Maafkan aku telah membuatmu tidak bisa menikmati masa-masa indah seperti anak kebanyakan dan membuat telingamu harus ikut memakan cercaan setiap hari.

Aku mengerti, masih terlalu dini untukmu memahami hidup. Namun, aku yakin kau bisa menelaah tapak demi tapak yang akan membawamu kepada kebahagiaan. Jangan pernah takut akan sulit menjalani hidup. Hati yang kau miliki lebih kuat dari yang kau duga sebelumnya. Tubuh yang terjatuh hanya harus kembali bangun untuk sampai pada tujuan. Ingat, Anakku, kau terlahir di atas kebahagiaan, dan pasti akan kembali pada sebuah kebahagiaan. Jikalau di suatu malam kau merindukan aku, pejamkan matamu, maka akan kau temukan aku di hatimu.

                                                                                                                                                Ibumu,

                                                                                                                                                Nandini

Healthy Life

Tadi malam aku sudah bilang akan membagi bagaimana cara supaya kulit tidak kusam dan bergantung pada banyak krim dari dokter kulit. Selain wajah, apa yang tertulis di sini juga bermanfaat untuk tubuh secara keseluruhan. Ini sekadar pengalaman yang aku rasakan langsung. Semoga bermanfaat untuk kalian.

1.    Perhatikan Pola Makan

You’re what you eat bisa jadi berarti secara harfiah. Semua yang kamu makan tampak dari perwujudan bentuk dan tampilan kamu secara fisik. Jadi perhatikan pola makan. Bisa jadi makanan yang selama ini kamu makan banyak mengandung lemak dan kolesterol berlebih yang mengalir dalam darah kamu dan membuat darah tidak bersih. Akhirnya, menjadi jerawat, kandungan minyak di kulit wajah jadi berlebihan dan juga membuat banyak lemak menumpuk di beberapa bagian tubuh

Aku sudah sangat mengurangi makan makanan yang digoreng dan bersantan. Aku perbanyak serat dari sayuran dan daging. Dagingnya pun tidak digoreng, melainkan dibakar atau kukus. Untuk kecukupan protein, aku mengandalkan putih telur rebus. Ya, tanpa kuning telur karena di situlah mengandung kolesterol tinggi yang bisa menyumbat aliran darah dari dan ke jantung.

Kita memang membutuhkan karbohidrat, namun tidak baik apabila berlebihan. Maka aku mengganti nasi putih dengan nasi merah, lebih kaya serat. Aku mengganti roti tawar dengan roti gandum. Lebih kaya serat seperti halnya nasi merah.

Serat sangat bagus untuk pencernaan, membuat perut jadi tidak buncit juga karena buang air besar lancar. Namun, jika kalian enggan mengganti nasi putih dengan nasi merah, konsumsilah secukupnya saja. Jangan makan seperti sedang kesetanan. Hehe! Oh iya, kurangi penggunaan MSG ya. Itu berbahaya sekali untuk tubuh.

Kalau darah bersih dan sehat, maka semua nutrisi akan terserap dengan baik, termasuk nutrisi untuk kulit. Jadi hasilnya kulit pun akan tampak bersih. :)

2.    Rutin konsumsi buah dan air mineral

Buah banyak mengandung vitamin yang bagus untuk mencerahkan kulit supaya tidak kusam, juga banyak mengandung serat yang berfungsi untuk mencegah penyerapan lemak. Jadi, aku mengonsumsi buah minimal tiga kali dalam sehari. Biasanya aku mengonsumsi buah mangga dan melon. Ah ya, melon bagus untuk penderita maag karena bisa mengurangi asam lambung dan bervitamin C yang bagus buat elastisitas kulit.

Kalau kalian sedang lapar dan menganggur lalu ingin ngemil, ambil buah yang mengenyangkan. Aku rekomendasikan melon dan pisang untuk menu ngemil.

Jangan malas untuk banyak minum air mineral. Air mineral berfungsi untuk mengeluarkan racun-racun dalam tubuh. Aku biasa minum air mineral bersuhu normal, bukan dari lemari pendingin. Lebih segar dan sehat. Supaya tidak lupa minum air putih, aku selalu bawa Tumblr atau tempat minum saat bepergian. Minimal seteguk setiap setengah jam untuk antisipasi tubuh dari dehidrasi dan mencegah kulit kekeringan. Sebelum tidur, aku minum 2-3 gelas air hangat.

3.    Olahraga teratur

Rutin olahraga setiap pagi. Misal, luangkan waktu setengah jam sampai satu jam untuk jogging tiap pagi hari. Sebentar namun rutin lebih baik daripada lama tetapi hanya seminggu sekali. Keringat yang keluar saat kita berolahraga akan membawa kotoran yang terperangkap di pori-pori itu keluar. Hasilnya, tidak ada pori-pori tersumbat yang akhirnya jadi komedo atau jerawat. Badan pun jadi segar, membuat ingin senyum terus. Wajah yang sering tersenyum adalah wajah yang cantik karena tampak lebih cerah.

4.    Pakai masker tradisional

Aku suka sekali jus tomat dan wortel. Ampas dari jus tomat dan wortel itu aku pergunakan untuk masker. Atau bisa juga pakai masker bengkoang supaya kulit terasa adem. Untuk masker timun, aku anjurkan untuk kulit berminyak saja ya. Timun bisa mengurangi kadar minyak berlebih di kulit wajah. Ada pula masker putih telur yang bisa menghilangkan bekas jerawat. Tinggal pilih saja sesuai kebutuhan.

Oles sedikit saja minyak zaitun di wajah dan madu di bibir sebelum tidur, terutama bagi yang tidur di ruangan ber-AC. Kulit suka sekali dengan hal-hal yang fresh dari alam karena membuat rileks. Jadi daripada mengandalkan bahan kimia, lebih baik menggunakan yang alami saja. Aman.

5.    Positive Thinking

Stress membuat kulit kusam dan berkeriput. Jadi perbanyaklah berpikiran baik dan jangan lupa untuk meluangkan waktu bercakap-cakap dengan Tuhan supaya hati lebih damai dan tenang. Ketenangan dari dalam hati akan menjalar ke hal-hal yang tampak secara fisik. Percayalah.

Semua yang tertulis di sini memang sedikit ribet dan berat, tapi ada harga yang harus dibayar untuk mendapat hasil maksimal, bukan? Selamat mencoba. :)

Cinta. dan Bara

Apa yang pertama kali terlintas dalam benak ketika kau mendengar orang memperkenalkan diri dengan nama Bara? Mungkin kau akan menerka dia adalah jelmaan batu panas yang bisa menyala-nyala. Hahaha! Dan ya, betul sekali. Menurutku orang tua Bara tak pernah salah memberikan nama. Cocok sekali dengan kepribadian Bara yang selalu menggebu-gebu dalam berkarya. Belum rampung satu novelku, dia bahkan sudah menyelesaikan dua novel. Itulah satu hal yang aku salutkan darinya. Dia selalu konsisten dalam mendalami suatu bidang yang menjadi kesukaannya dan juga pandai menularkan energi pada sekitar. Seringkali dia menyemangatiku untuk terus menulis dan tak pernah pelit untuk memberikan ilmunya. “Banyak penulis yang lebih handal dari aku, namun jarang ada yang mau membagikan ilmunya kepada penulis lain, Zenna.” Begitulah dia menjawab ketika aku bertanya mengapa sering kultwit tentang cara menulis yang baik. :p

Bara sangatlah peka dengan sekitar. Apapun yang ia dengar dapat menjadi inspirasinya. Ketika dia mendengar curahan hati seorang teman, selalu saja tiba-tiba ada ide cemerlang yang muncul dalam kepalanya. Terlebih dia akan stres jika terlalu lama memendam banyak ide dalam pikiran. Itulah darimana Cinta. berasal. Ya, novel Cinta. terinspirasi dari curahan hati seorang teman yang pernah menjadi orang ketiga. Namun, umn… sebaiknya tak kusebutkan siapa dia atau Bara akan menggantungku di pohon cabai usai ku-posting tulisan ini. Hahahaa!

Saat proses menulis Cinta., aku dan Bara sempat berbincang mengenai novel ber-cover hitam ini. Aku sudah mendapat persetujuan empunya untuk mem-posting beberapa percakapan kami di sini.

Zenna : “Kenapa kamu memilih tentang perselingkuhan? Bukankah akan mirip jadinya dengan Kata Hati yang berujung pada sebuah pilihan?”

Bara : “Karena semua orang pernah dikhianati dan dikecewakan, Zenna. Topik yang dibahas berbeda. Dan di Cinta. aku memasukkan puisi dan haiku yang tidak kulakukan di Kata Hati. Itu akan menjadikannya menarik. Semoga. Hehehe.”

Zenna : “Wait, dikecewakan dan dikhianati? Maksudnya termasuk kamu? Hahahaha! Lalu bagaimana? Masih percaya cinta?”

Bara : “Apa tadi kubilang? Semua orang, termasuk aku. Hahaha! Tetapi aku tentu saja masih percaya cinta.”

Zenna : “Baguslah… Hm, coba ibaratkan cinta dengan dua benda, Bara.”

Bara : “Cinta adalah buku dan perempuan. Karena aku mencintai mereka dan mereka dengan begitu mudahnya membuat aku mencintai mereka. Apalagi perempuan yang tahu cara membawa diri dengan berdandan tidak berlebihan. Ah, menggemaskan sekali. Tapi anehnya, mereka itu makhluk yang sulit kutebak isi kepalanya. Kau tahu, itulah yang menjadi kendala terbesarku saat menuliskan cinta. Aku harus berpikir seperti seorang perempuan. Sebab, tokoh utama novel ini adalah perempuan. Aku harus cemburu layaknya cemburunya seorang perempuan. Berpikir dan bicara seperti seorang perempuan. Bereaksi dan merasa seperti seorang perempuan.

Zenna : “Hah, Boys! Selalu tidak bisa santai lihat cewek lucu.”

Bara : “Kamu juga tidak kalah lucu, Zenna.”

Zenna : “Diam! Jangan menggombaliku.”

Bara : “Hahahaha… Dasar galak! Anyway, aku akan memasukkan puisi Sapardi Djoko Damono dalam novel Cinta..”

Zenna : “Ide bagus! Kalau Sapardi Djoko Damono baca novel Cinta., kira-kira apa komentarnya?”

Bara : “Kurasa dia hanya akan berhenti dan membaca di halaman-halaman yang ada puisinya. Sisanya, ia akan langsung menutup buku itu. Hahaha!”

Zenna : “Hahahaa! Atau mungkin dia hanya akan memastikan kamu menuliskan puisinya tanpa typo.”

Bara : “Hahaha! Bisa jadi.”

Zenna : “Lalu, untuk design covernya?”

Bara: “Mungkin akan pakai warna hitam.”

Zenna : “Hitam? Alasan?”

Bara : “Karena aku ingin menggambarkan bahwa Cinta. tak selamanya terang. Ada sisi gelap Cinta. yang juga harus dipahami setiap orang, demi menemukan cahaya itu sendiri.”

Zenna : “Okay, I got it. Umn, aku penasaran wajah Nessa dan tokoh lainnya. Coba beritau aku artis atau tokoh yang wajahnya atau stylenya mirip mereka dan zodiak mereka apa? Kamu kan manusia zodiak, jadi aku yakin saat membuat karakter untuk tokoh-tokoh di novel Cinta. kamu mempertimbangkan zodiak mereka. Hahahaa!”

Bara : “Hmm… Nessa itu seperti Avril Lavigne versi nerd; berbintang Scorpio. Demas seperti Nicholas Saputra versi mata besar dan kulit gelap; berbintang Libra. Ivon itu seperti Sandra Dewi dengan poni depan a la Cleopatra; berbintang Aries. Endru itu seperti Brad Pitt usia 25-an; berbintang Cancer.

(Baiklah, itulah sedikit percakapan kami yang diperkenankan Bara untuk di-publish. Di mana kalian biasa bertemu Bara? Timeline. Dia ada di sana pagi, siang hingga malam seperti operator Twitter.)

Ritme Kekacauan

:matahari

Kekacauan kepala dan hatiku menggumpal mirip bola-bola pendulum yang dimainkan pekerja belakang meja, yang sedang jenuh dengan tumpukan kewajiban. Dimainkannya bola-bola itu tanpa henti, sampai pada akhirnya membentuk sebuah ritme berulang. Ya, kekacauan ini semakin kurasakan muncul dengan teratur seperti rutinitas.

Satu kekacauan yang paling rajin mengaduk-aduk isi kepalaku; aku masih belum mengerti untuk apa kau dihadirkan dalam hidupku. Kata mereka yang lebih dulu melihat dunia, semua yang terjadi adalah rangkaian peristiwa yang akan membawamu ke suatu tempat. Apakah itu artinya kau hanyalah batu pijak yang harus kujejak? Atau, justru engkaulah sebuah pemberhentian di mana seharusnya aku meneguhkan hati? Jika benar, mengapa begitu banyak peristiwa yang sepakat kita namai dengan isyarat perpisahan?

Pertemuan terakhir kala itu masih menyisakan kesedihan yang mendalam. Tubuhku kerontang terbakar letupan-letupan amarah yang tak pernah dapat menjangkau langit. Mataku memerah darah seperti Rahwana yang tak sanggup menahan hasrat untuk mengibaskan Gada–senjata sejatinya.  Pula ingin sekali aku menenggelamkan diri sampai pada palung terdalam dari segara air mataku. Namun, aku tak lagi  menemukan segara itu. Aku tetap kering. Segara itu–ikut diusung oleh bagian-bagian diriku yang sudah tak sudi melekat dengan tubuh.

Aku tak lagi mengenal apa itu tangis. Aku tak lagi ingin menunggangi hujan yang biasa membawa angan pada kenangan. Biarkan saja pertanyaan-pertanyaan itu menggenang di luap kelelahan hati sampai berkarat. Habis sudah hati yang membuatku mampu mengenalimu sekalipun dengan mata terpejam–tergantikan oleh batu yang berat menggantung di dekat detak jantung.

herrydjames said: hai raga dari nada yang berkata-kata. Bila kau merasa kehilangan, kau merasa ditinggalkan, apa yang hendak engkau perbuat?

yang hendak kuperbuat adalah memastikan terlebih dahulu aku sungguhan ditinggalkan atau sekadar perasaanku saja. :)

Simile

:A

mari mengaduk kata, mencari pengibaratan kita.

1.

aku laut yang tak pernah surut, dan kau karas yang teramat keras. kau terurai jadi pantai, oleh laut yang berkala-kali menghantamkan diri.

2.

aku kertas bekas dalam brankas, dan kau penulis pesimis yang ironis. memberhalakan dendam, membunuh waktu bersama sesap-sesap asap tembakau.

3.

aku pohon tua taman, dan kau dua yang membuat janji pertemuan. kedatangan, membawa tubuhmu meninggalkan aku yang menanggalkan dedaunan.